
Pengembangan penilaian kredit (credit scoring) memiliki peran penting untuk
meningkatkan keuangan inklusif. Sebab, pengembangan credit scoring dapat mendorong
akses kredit untuk individu dan usaha mikro, kecil, dan menengah yang saat ini masih
banyak tergolong sebagai kelompok unbanked dan underbanked. Kelompok unbanked
dan underbanked di Indonesia sendiri masih relatif besar dibandingkan dengan negara-
negara ASEAN lainnya. Untuk mempercepat pengembangan penilaian kredit,
penggunaan model penilaian kredit dan variasi data penilaian telah ditingkatkan secara
signifikan dalam beberapa tahun terakhir karena akses yang lebih baik ke variasi data
yang lebih luas, peningkatan daya komputasi, permintaan yang lebih besar untuk
peningkatan efisiensi, dan pertumbuhan ekonomi.