Berita Terbaru

Bersama Media Menyuarakan Dampak Positif Industri Pindar Bagi Sektor Riil

Senin, 08 Juni 2026
cover event

Jakarta – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama para anggota Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) melakukan media visit ke Harian Kompas sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman publik mengenai peran industri pinjaman daring (Pindar) dalam ekosistem fintech Indonesia.

 

Kegiatan ini disambut langsung oleh Pemimpin Redaksi beserta jajaran Harian Kompas untuk membahas perkembangan industri fintech, khususnya kontribusi Pindar dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Dalam kesempatan tersebut, AFTECH juga memaparkan berbagai data dan dampak nyata industri fintech terhadap pertumbuhan ekonomi serta perkembangan sektor riil di Indonesia.

 

Dalam diskusi ini, AFTECH menyampaikan bahwa Pindar memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan pembiayaan masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani oleh layanan keuangan formal. Hal ini menjadi relevan mengingat masih terdapat lebih dari 60 juta UMKM yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pembiayaan formal akibat persyaratan agunan maupun rekam jejak kredit yang belum memadai.

 

Sejak industri Pindar beroperasi, total akumulasi penyaluran pembiayaan telah mencapai lebih dari Rp1.388 triliun dan telah melayani lebih dari 169 juta borrower di Indonesia. Menariknya, sekitar 38–40% penerima pembiayaan merupakan UMKM yang mendapatkan akses pendanaan untuk mendukung pengembangan usahanya. Di sisi lain, tingkat repayment borrower tercatat berada di atas 90%, menunjukkan komitmen mayoritas pengguna dalam memenuhi kewajiban pembiayaannya.

 

Selain memperluas akses pembiayaan, Pindar juga berkontribusi dalam mendukung aktivitas ekonomi produktif. Sektor-sektor seperti UMKM, pertanian, perikanan, perdagangan kecil, hingga jasa menjadi bagian dari sektor riil yang selama ini relatif sulit dijangkau oleh layanan keuangan konvensional. Kehadiran Pindar membantu meningkatkan perputaran ekonomi daerah, mendorong penyerapan tenaga kerja, serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga.

 

Media visit ini juga menjadi ruang dialog untuk membangun pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan industri fintech dan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri, media, regulator, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan ini, AFTECH menegaskan komitmennya untuk terus mendorong literasi dan edukasi publik mengenai fintech, termasuk menghadirkan informasi yang berimbang mengenai peran Pindar dalam mendukung inklusi keuangan, produktivitas UMKM, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

Ke depan, AFTECH bersama para anggota LPBBTI akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung terciptanya industri fintech yang inovatif, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai bagian dari ekosistem keuangan digital yang lebih luas, Pindar diharapkan dapat terus menjadi jembatan yang menghubungkan lebih banyak masyarakat dan pelaku usaha dengan akses keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Bagikan