Jakarta, 23 Februari 2026 – Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), AFTECH, ASPI, APUVINDO, dan LPPI secara resmi meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai platform kolaboratif untuk memperkuat talenta digital nasional dan mendorong akselerasi transformasi ekonomi digital Indonesia.
PIDI dirancang sebagai ruang orkestrasi inovasi yang mempertemukan regulator, industri, talenta muda, dan investor dalam satu ekosistem terintegrasi. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
PIDI diwujudkan melalui dua program utama, yaitu DIGDAYA (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya) dan Hackathon 2026.
DIGDAYA menghadirkan pelatihan terstruktur dan sertifikasi berjenjang untuk meningkatkan kapasitas serta profesionalisme talenta digital muda Indonesia. Sementara itu, Hackathon 2026 berperan sebagai laboratorium inovasi nasional—tempat peserta menguji ide, membangun prototipe, serta memvalidasi solusi berbasis kebutuhan riil industri.
Program ini tidak berhenti pada kompetisi semata. Peserta akan mendapatkan mentoring profesional, sertifikasi, hingga kesempatan business matching dengan industri dan investor. Dengan pendekatan ini, solusi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya inovatif, tetapi juga siap diimplementasikan dan scalable.
Hackathon 2026 mengusung fokus pada tiga area strategis:
Melalui tema “Berinovasi untuk Masa Depan, Memberdayakan Talenta Digital”, program ini menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang adaptif dan mampu mengubah ide menjadi solusi nyata bagi perekonomian nasional.
Pendaftaran DIGDAYA X Hackathon 2026 dibuka pada 23 Februari hingga 27 Maret 2026. Tim yang lolos seleksi awal akan mengikuti program pelatihan intensif sebelum melanjutkan ke tahap pengembangan prototipe dengan pendampingan mentor dan akses ke potensi off-taker industri.
Sebagai bagian dari kolaborasi strategis ini, AFTECH mendukung penuh penguatan ekosistem inovasi digital yang mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
PIDI menegaskan komitmen bersama bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga pencipta solusi digital yang berdampak nyata.